kabut

ranting yang gersang di pohon nan rindang,
melambai lunglai di keremangan cahaya buram sang dewi malam,
hembusan angin malam tak redakan perih luka di dada ,
tetesan embun tak mampu sejukkan jiwa yang terbakar siang..

tadi, redup..  redupkan api dibenakmu wahai ranting yang gersang,
titipkan gundahmu pada kabut malam yang kian melayang  hingga membuatnya sirna ketiaka pagi telah tiba,
bersemilah rantingmu berbunga asa

0 Response to "kabut"

Posting Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme